Julian Lucas adalah sutradara dan penulis [film] komedi dengan fokus pada pertunjukan dan estetika yang kuat. Ini adalah tahun pertamanya sebagai juri ReelOzInd!

 
Pada tahun 2014, Julian mendapatkan penghargaan terbaik di kompetisi film pendek Australia Tropfest dengan ‘Granny Smith’ sebagai bagian dari perusahaan produksi [film] yang didirikannya, Wildebeest.

Kenapa Julian tertarik untuk terlibat di ReelOzInd! 2020? “Saat ini lebih dari sebelumnya,” ungkapnya, “film pendek adalah ruang yang dapat diakses oleh banyak sutradara untuk bersuara… sebuah kesempatan untuk lebih memahami satu sama lain.”

Dan tidak ada tekanan, Ia mengatakan: “Ini tidak selalu tentang membuat hal yang paling sempurna yang pernah Anda buat. Justru sebaliknya. Film pendek memungkinkan Anda untuk bereksperimen.”

Karyanya termasuk komedi, video musik dan periklanan. Satu proyek periklanan membawanya ke Bali untuk syuting, dan Ia pun mengakui jika keterlibatannya dengan Indonesia terbatas. Menjadi juri festival tahun ini adalah langkah awal untuk mengubah hal tersebut.

Film pendek, bagaimanapun, adalah sesuatu yang dia kenal dengan baik, dan dari berbagai sisi. Kunjungi website ReelOzInd! Untuk tanya jawab kami dengan Julian tentang media film pendek dan industri [film] secara lebih luas.

Sambut Julian ke dalam Tim Juri, dan terima kasih telah bergabung bersama kami!


 

Q&A dengan Juri ReelOzInd! 2020 Julian Lucas

Apa yang istimewa dari film pendek?

Saat ini lebih dari sebelumnya, film pendek adalah ruang yang dapat diakses oleh banyak sutradara untuk dapat bersuara. Ini adalah kesempatan bagi audiens untuk mendengar cerita dari orang lain yang mungkin mereka belum pernah bertemu langsung; kesempatan untuk memahami satu sama lain.

Ini tidak selalu tentang membuat hal yang paling sempurna yang pernah Anda buat. Justru sebaliknya. Film pendek memungkinkan Anda untuk bereksperimen, bekerja dengan orang yang berbeda, dan mengasah keahlian Anda. Film pendek pertama yang Saya buat benar-benar mengerikan, tapi saat itu Saya merasa luar biasa.

Saya belajar banyak melalui proses itu dan betapa sulitnya menyatukan semua elemen dalam narasi yang menarik.

Apa Anda ingat film pendek pertama yang membuat Anda terkesan? Jika ya, bisa diceritakan kenapa?

Saya tidak dapat mengingat [judul] filmnya, tetapi itu terjadi ketika saya berada di universitas [untuk] mempelajari komunikasi. Ada komponen film dalam mata kuliah dan ada beberapa siswa yang lebih mahir di atas yang lain. Saya ingat menonton film yang mereka buat dan bertanya-tanya bagaimana mereka melakukannya. Saya memiliki daya saing yang tinggi dan karenanya saya benar-benar ingin belajar bagaimana membuat film sebaik mereka. Film-film mereka mendorong saya untuk menjadi pembuat film yang lebih baik.

Apa pandemi mengubah sesuatu dalam dunia seni? Apa ada rencana atau prioritas yang bergeser?

Saya pikir sangat disayangkan bahwa seni belum menerima perlakuan yang sama dari pemerintah seperti banyak industri lainnya. Saya harap kita tidak melihat penurunan luar biasa di sektor itu. Saya sudah cukup beruntung untuk memenuhi syarat untuk pembayaran pemerintah dan karenanya telah mengurangi tekanan keuangan.

Rencana saya belum terlalu banyak berubah, tetapi saya realistis tentang ketidakpastian dan memastikan bahwa saya memiliki biaya produksi minimal dan cepat dalam pekerjaan yang dapat saya sampaikan.

Saya pikir klien lebih dari sebelumnya akan mencari materi iklan untuk menghasilkan konten dengan anggaran lebih kecil dari sebelumnya. Ini sedikit menakutkan, tetapi mungkin kesempatan untuk bekerja pada pekerjaan yang sebelumnya hanya dimiliki oleh agensi besar.